Catatan dari Pecha Kucha Night Ubud

Pecha Kucha

 

Entah kenapa, sejak tinggal di Ubud dan gaul :D, saya ingin berbagi tentang Bingkai Nusantara di Pecha Kucha, dan akhirnya kesempatan itu datang!

Karena kerjaan lagi indah-indahnya, saya tidak sempat untuk berpikir banyak tentang presentasi ini, setelah materi siap, bikin contekan di kertas, langsung terjun bebas ke panggung!

 

Ini pertama kali saya ngomong di panggung berbahasa Inggris di depan native, yang ada di pikiran saya cuma: ah sebodo amat, gak ada yang meninggal ini kalo saya salah ngomong, :p

Tentu saja saya gemetaran di awal presentasi, hihihi… tapi lama-lama semua penonton jadi tidak kelihatan karena lampu sorot yang mengarah langsung ke muka saya. Saya menjadi lebih fokus untuk bercerita, walaupun tentu saja, tetep grogi, hehehe…

Setelah selesai, hanya ada dua pertanyaan, yaitu tentang donasi dan bagaimana untuk bergabung.

Buat saya semua menjadi mengagetkan ketika aca

ra selesai, banyak sekali yang berusaha ngobrol dengan saya untuk sekedar memberi support dan ucapan terima kasih atas semua yang sudah dilakukan.

Indah, berbagi itu indah, apalagi kalau yang kita bagi juga bisa menginspirasi yang lain untuk berbagi juga..

Tidak harus dengan membangun panti asuhan, menciptakan lapangan kerja, hanya dengan selembar foto keluarga yang diberikan dengan tulus dengan bingkai, kita sudah mendapatkan inti dari berbagi.

Mari berbagi kebahagiaan, mari berbagi senyum…

-umi-

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. gufriadi says:

    Umi….you rocks!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s